![]() |
| (Foto : Media & Jurnalism Section FSP KAHUTINDO Gresik) |
Gresik - Gairah Perjuangan Kaum Buruh Gresik kembali bergeliat. Setelah vakum pasca penetepan UMK Kabupaten/Kota, kali ini aliansi pekerja/buruh terbesar di Kota Industri itu kembali akan menunjukan tajinya.
Bertempat disalah satu cafe di Gresik, hari ini (10/01) pukul 12.00 WIB, pimpinan dan para pengurus DPC yang tergabung dalam Sekber Gresik melakukan rapat pemantapan menjelang setting dan aksi yang rencana akan dilaksanakan pada tanggal 15 hingga 19 Januari 2019.
Agus Salim, S.H., M.Si., selaku Ketua DPC FSP KAHUTINDO Kab. Gresik dan perintis terbentuknya Sekber SP/SB Gresik mengungkapkan, "Pada rapat hari ini (10/01) sudah kami putuskan bahwa Aksi seluruh Pekerja/Buruh Gresik terkait dengan UMSK akan dilaksanakan pada tanggal 15 hingga 18 Januari 2019 secara terus menerus."
"Tidak seperti biasanya, yang mana kami tetapkan pada salah satu hari untuk dilaksanakan Aksi. Kali ini kami laksanakan Aksi tersebut selama tiga hari secara terus menerus", lanjutnya.
Sementara itu, Ketua DPC FSP KEP KSPI, Apin Sirait, menambahkan, "Sesuai dengan keputusan rapat, itu yang kami semua jalankan. Karena Pemerintah Kabupaten Gresik indikasinya berusaha mengolor terealisasinya UMSK yang menyeluruh di kab. Gresik dengan berbagai alasan, mulai dari meminta harus adanya asosiasi sektor dan juga meminta adanya pernyataan kesanggupan dari beberapa perusahaan yang sanggup memberlakukan umsk. Ini tidak relevan. Jangan salahkan kami jika nantinya geliat ekonomi dan jalanan kota Gresik akan kami buat 'meriah'."
Rapat para pimpinan dan pengurus SP/SB yang berlangsung selama empat jam tersebut memutuskan bahwa aksi damai turun jalan / unjuk rasa pekerja/buruh akan dilaksanakan pada tanggal 15, 16, dan 17 Januari 2019 secara terus menerus. (inc)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar