![]() |
| (Foto : Media & Jurnalism Section FSP KAHUTINDO Gresik) |
Gresik - Hari ini (14/01), Sekber DPC SP/SB Gresik wilayah Gresik Kota dan Utara melakukan Setting Aksi. Sebelumnya Setting Aksi ini sudah dilakukan oleh Sekber DPC SP/SB Gresik wilayah Selatan Sabtu (12/01) lalu.
Rapat yang dimulai pukul 09.00 WIB dan dihadiri seluruh pimpinan Sekber DPC SP/SB Gresik tersebut berlangsung memanas, karena seluruh Pimpinan dan Korlap geram dengan sikap Pemerintah saat ini yang tidak kooperatif.
"Kali ini kami fokus terhadap pelaksanaan aksi pada tiga hari tersebut. Karena upaya yang telah kami tempuh di Dewan Pengupahan maupun audiensi dengan pemerintah tidak membuahkan hasil, maka satu-satunya jalan dalam menyikapi ketidak-kooperatifan Pemerintah ya kita suarakan hal dan tuntutan yang baik ini dengan cara yang tegas." ungkap Agus Salim, S.H., M.Si, selaku orang nomer satu dijajaran FSP Kahutindo Gresik dan juga Senior di Sekber Gresik.
![]() |
| (Foto : Media & Jurnalism Section FSP KAHUTINDO Gresik) |
Sejalan dengan itu, Ketua DPC FSP KEP KSPI, Apin Sirait menyampaikan, "Saya rasa Pemerintah Kab. Gresik sengaja mengolor-olor rekomendasi pemberlakuan UMSK di Kab. Gresik. Dalam artian Pemerintah saat ini masih saja menggunakan cara-cara lama atau kuno yang tidak sepatutnya dipakai lagi dalam merekomendasikan UMSK, yaitu dengan meminta surat pernyataan kesanggupan dari tiap-tiap perusahaan dan pembentukan asosiasi sektor di Dewan Pengupahan."
Selain itu dia mengatakan, jika rencana Aksi selama tiga hari berturut-turut ini mendapat atensi dari pemerintah, "Pemerintah meminta kita untuk menjaga kondusifitas dan stabilatas investasi serta kamtibmas di Wilayah Kab. Gresik, kami rasa kami mitra terbaik Pemerintah dalam menjaga kamtibmas dan kondusifitas investasi jikalau Pemerintah juga kooperatif terhadap hal (UMSK) ini."
Jika aksi selama tiga hari berturut-turut yang diikuti lebih dari 10.000 orang pekerja/buruh bersebut benar-benar dilakukan, maka ini sejarah baru Sekber Gresik, karena sebelumnya tidak pernah dilakukan aksi semacam ini. Namun pada kali ini Sekber Gresik sepertinya benar-benar geram dengan ketidakberpihakan Pemerintah Kab. Gresik dalam hal penegakkan aturan/hukum ketenagakerjaan dan kesejahteraan pekerja/buruh di Kab. Gresik.
Berdasarkan pantauan redaksi Media FSP KAHUTINDO Gresik, hingga pukul 12.00 WIB, Pimpinan DPC SP/SB masih melakukan rapat dengan Korlap Aksi. (inc)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar